Selasa, 25 April 2017

Cara Masuk BIOS Laptop Lenovo, Asus, Acer, HP, Dell Dan Toshiba

Cara umum untuk masuk ke sistem BIOS adalah dengan menekan tombol ESC atau DEL atau DELETE pada keyboard berulang-ulang segera setelah tombol Power laptop ditekan, atau tepat saat laptop baru mulai melakukan proses booting, kemudian baru pilih Enter Bios Setup. Namun bisa juga dicoba metode-metode lainnya sesuai keinginan.


Apa Itu BIOS ?

BIOS adalah singkatan dari Basic Input/Output System yang berfungsi untuk mengatur dan memeriksa fungsi dari hardware pada laptop ataupun komputer. Di dalam sistem BIOS ini terdapat konfigurasi dasar laptop diantaranya  tanggal, waktu, konfigurasi HDD, konfigurasi proses booting, kinerja dan juga kestabilan kerja laptop. Jadi sebelum masuk ke Sistem Operasi laptop (misalnya Windows), laptop terlebih dahulu memeriksa dan membaca pengaturan dasar laptop. Andai HDD laptop mengalami kerusakan cukup parah, laptop biasanya tidak bisa memuat OS yang terinstal tapi akan langsung diarahkan ke menu BIOS laptop. American Megatrends/AMI, InsydeH20 dan Phoenix adalah beberapa contoh sistem BIOS yang banyak digunakan oleh vendor laptop yang beredar di Indonesia.
Cara-Masuk-BIOS-Laptop-Lenovo, Asus, Acer, HP,  Dell Dan Toshiba

Masuk ke sistem BIOS diperlukan misalnya untuk melakukan proses booting melalui USB. Booting melalui USB flashdisk memiliki banyak tujuan, saya sendiri menggunakan fitur ini untuk mencoba ‘rasa’ beberapa distro OS Linux dengan memanfaatkan fitur Live USB.

Cara Masuk BIOS Laptop Lenovo :

Dalam kondisi mati, pencet tombol Power lalu secepatnya tekan dan tahan tombol fn kemudian tekan berulang-ulang F2 pada keyboard. Atau bisa mencoba Tekan dan tahan dua tombol fn + F2 pada keyboard baru kemudian pencet tombol Power sampai menu BIOS muncul.

Cara Masuk BIOS Laptop Asus :

Dalam kondisi mati, tekan tombol Power laptop, segera setelah itu itu secepatnya tekan berulang-ulang tombol F2 sampai laptop menampilkan menu BIOS. “Tekan berulang-ulang” maksudnya adalah tekan-lepas-tekan-lepas-dan seterusnya dengan cepat tombol F2 pada keyboard. Jika metode itu tidak berhasil, kemungkinan Anda kurang cepat ketika menekan tombol F2 setelah memencet tombol Power, jadi silahkan ulangi lagi langkah di atas. Atau Anda bisa mencoba alternatif lain : Tekan dan tahan F2 baru kemudian pencet tombol Power laptop. Laptop Asus yang masih kosong atau DOS biasanya setelah Anda menekan F2 akan lansung tampil menu BIOS-nya.

Cara Masuk BIOS Laptop Acer :

Pencet tombol Power laptop Acer Anda, lalu secepatnya tekan tombol F2 berulang-ulang ATAU tekan dan tahan tombol F2 pada keyboard baru kemudian pencet tombol Power. Jangan lepaskan tombol F2 sampai menu BIOS muncul di Layar.

Cara Masuk BIOS Laptop HP :

Tekat tombol Power lalu secepatnya tekan tombol F10 berulang-ulang sampai menu BIOS muncul ATAU tekan dan tahan tombol F10 baru kemudian pencet tombol Power. Untuk booting melalui USB atau DVD/CD ROM, tekan tombol F9 setelah memencet tombol Power. Alternatif lainnya pencet tombol ESC berulang-ulang segera setelah Anda memencet tombol Power, setelah itu baru tekan F10 untuk masuk BIOS atau F9 untuk booting melalui USB.

Cara Masuk BIOS Laptop Dell dan Toshiba :

Dalam kondisi mati, tekan tombol Power laptop lalu secepatnya pencet berulang-ulang tombol F2 sampai menu BIOS muncul di layar ATAU tekan dan tahan tombol F2 baru kemudian pencet tombol Power. Tetap tekan dan tahan F2 sampai di layar laptop menampilkan menu BIOS.

Perbedaan RAM DDR, DDR2, dan DDR3

Gambar : RAM DDR



Gambar : RAM DDR 2



Gambar : RAM DDR 3

1.DDR
(Double Data Rate) RAM ini adalah generasi 1 yang memiliki frekuensi transfer antara 200 MHz sampai 400 MHz, DDR RAM ini juga memiliki beberapa jenis, diantaranya DDR-200 yang memiliki memory clock 100 MHz, DDR-266 yang memiliki memory clock 133 MHz, DDR-333 dengan memory clock 166 MHz, serta DDR-400 dengan memory clock 200 MHz, dengan voltase 2,5/2,6 V.
2. DDR2
DDR2 RAM yang memiliki nama standar DDR2-400, DDR2-533, DDR2-677, DDR2-800, dan DDR2-1066, dengan frekuensi transfer antara 400 MHz sampai 1966 MHz. yang memerlukan voltase 1,8 V.
3. DDR3
DDR3, Perbedaan DDR3 dengan DDR2 terletak pada frekuensi transfernya yang lebih tinggi yang mencapai 2133 MHz, sedang DDR2 maksimal hanya sampai 1066 MHz, dilihat dari segi memory clocknya tidak jauh berbeda dengan DDR2 yaitu dari 100 MHz sampai 266 MHz, dengan voltase yang hanya 1,5 V.

Spesifikasi Hardware Laptop dan PC untuk Install Windows XP, 7, 8, 8.1,10

Untuk dapat di instal windows, baik instal Windows XP, 7, 8, 8.1, diperlukan sistem spesifikasi hardware minimum atau minimal sehingga komputer dan laptop dapat digunakan dengan baik dan benar.
Selain dari sistem spesifikasi minimal (system requirements) perangkat keras (hardware), juga disebutkan sistem spesifikasi komputer dan laptop yang direkomendasikan. Sebenarnya sistem spesifikasi ini relatif, tergantung dari kebutuhan pengguna disesuaikan dengan jenis program software yang digunakan.

UTILITY WINDOWS

Untuk Mengetahui Spesifikasi Singkat Laptop dan komputer, lakukan langkah dibawah ini. Klik Gambar/Icon Windows (ujung kiri paling bawah) atau klik start, run pada windows XP, kemudian ketikan di kotak pencariannya “dxdiag” (tanpa tanda kutip) kemudian ENTER.
Disini terlihat sedikit informasi yang utama mengenai Type komputer yaitu “System Manufacturer” untuk Merk dan “System Model” untuk model/type, disana juga termasuk beberapa driver windows ada terlihat. Catatlah Merk dan model tersebut untuk mempermudah download/pencarian driver yang sesuai di internet.
Spesifikasi-Hardware-Laptop-dan-PC-untuk-Install-Windows XP, 7, 8, 8.1,10
Gambar : Utillity Windows, directx diagnostc tool


LAPTOP ATAU KOMPUTER TIDAK BISA DI INSTALL WINDOWS

Penyebab 1: Perbedaan Spesifikasi Hardware Processor 32 bit dan 64 bit.
Penyebab 2: Pengaturan Hard Disk (Compatible atau Enanched atau AHCI) pada Menu BIOS.
Compatible: Pengaturan pada Menu BIOS ini bisa untuk semua jenis windows.
Lain-lain: Pengaturan Booting Komputer dan Laptop.
Setiap komputer dan laptop yang digunakan pada dasarnya memiliki sistem spesifikasi hardware (perangkat) 32 bit dan 64 bit. Perangkat Versi 64 bit memiliki kemampuan beberapa kali lipat lebih baik dari yang 32 bit dan tentu saja harganya pun sedikit lebih mahal.Sistem hardware ini disesuaikan pula dengan sistem software installer windows. Sebagai contoh untuk install windows 7 64 bit, diharuskan sesuai dengan hardware yang 64 bit pula, karena jika di install pada perangkat 32 bit, secara otomatis komputer dan laptop tidak bisa di install windows.
Namun windows installer 32 bit bisa di install pada hardware 64 bit, karena perangkat 64 bit memiliki kemampuan di atas 32 bit dan kebanyakan pengguna umumnya menggunakan windows installer versi 32 bit, baik itu windows XP, 7, 8 dan 8.1.

SISTEM SPESIFIKASI MINIMAL KOMPUTER DAN LAPTOP

Berikut adalah sistem spesifikasi minimum (system requirements) hardware komputer dan laptop agar dapat di install windows, baik Windows XP, 7, 8 dan windows 8.1.

Spesifikasi Minimum hardware Windows XP :

Berikut adalah minimum spesifikasi untuk install windows XP.
Processor: Kecepatan 233 Megahertz (MHz) (Pentium 3) atau lebih tinggi.
Memori RAM: 384 Megabyte (MB).
Hard disk: 2.5 GB kosong yang tersedia atau lebih.
VGA (Display): Video adapter dengan memori 64 Megabyte.
Rekomendasi untuk Windows XP :
Processor: Kecepatan 1 Gigahertz (GHz) atau lebih tinggi.
Memori RAM: 1 Gigabyte (GB) atau lebih tinggi.
Hard disk: 20 GB ke atas yang tersedia untuk sistem windows.
VGA (Display): Video adapter dengan memori 512 Megabyte (MB) keatas.

Spesifikasi minimum hardware Windows 7, 8, 8.1 :

Pada dasarnya sistem spesifikasi windows 7 dan windows 8 hampir sama. Berikut adalah spesifikasi minimum agar dapat di install windows 7, 8 dan 8.1.
Processor: Kecepatan 1 Gigahertz (GHz).
Memori RAM: 1 Gigabyte (GB) (32-bit) dan 2 GB (64-bit).
Hard disk: 16 GB (32-bit) dan 20 GB (64-bit).
Graphics card (Display): Microsoft DirectX 9 graphics device dengan WDDM driver.
Memori Graphics (Display): 256 MB.
Rekomendasi untuk Windows 7, 8 dan 8.1 :
Processor: Kecepatan 2 Gigahertz (GHz) atau lebih tinggi.
Memori RAM: 2 Gigabyte (GB) (32-bit) dan 4 GB (64-bit).
Hard disk: 30 GB (32-bit) dan 40 GB (64-bit) atau lebih besar.
Graphics card (Display): Microsoft DirectX 9 graphics device dengan WDDM driver atau lebih tinggi lebih baik.
Memori Graphics (Display): 512 MB atau lebih tinggi.

Spesifikasi Minimum hardware Windows 10 :

Pada dasarnya sistem spesifikasi windows 10 Technical Preview juga sama dengan windows 7, 8 dan 8.1.
Cara install windows 7 atau windows 8 pada laptop atau komputer dapat menggunakan media “CD/DVD” atau “flashdisk” untuk instalasi baru dari awal atau menginstal ulang windows, berlaku untuk windows XP/7/8/8.1 setiap edisi termasuk basic, home, professional, ultimate, 32-bit, dan 64-bit.
Banyak sekali pengguna Operating System Windows, baik itu Windows XP/7/8/10. Namun ada suatu waktu Operating System tersebut mengalami kerusakan. Berikut adalah acuan tentang Cara install windows 7 dengan flashdisk, berlaku untuk menginstal sistem windows 7/8/8.1 pake atau lewat flashdisk diuraikan dengan selengkapnya.

Senin, 24 April 2017

Cara Merakit Sebuah Laptop Dell Atom

cara-merakit-laptop-dell


Persiapan Bahan dan Alat :


Dalam tutorial cara merakit laptop bahan dan peralatan yang dibutuhkan berhubungan erat dengan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Bahan dan peralatan tersebut harus Anda persiapkan semuanya sebelum memulai merakit laptop.
  1. Peralatan merakit seperti obeng, baut, kuas, dan lain sebagainya.
  2. Kerangka laptop, display (LCD), prosesor (Intel atau AMD), RAM, kipas pendingin, harddisk, memori 2 GB hingga 4 GB, baterai, dan lain-lain.
Bahan dan peralatan tersebut terutama yang akan disematkan pada laptop rakitan harus sesuai standar. Anda bisa membelinya di toko-toko penyedia laptop maupun aksesoris. Pilihlah yang berstandar bukan bajakan agar hasilnya baik dan berkualitas.

Pastikan bahwa tempat And merakit laptop berada dalam ruangan yang bisa membuat Anda fokus dan konsentrasi dalam merakitnya. Hindari merakit di ruangan yang mudah dijangkau anak-anak atau tempat yang membuat Anda tak fokus.

Cara Merakit Laptop :


Sebelum merakit ada baiknya Anda pelajari tutorial merakit laptop dari berbagai sumber. Ada beberapa langkah maupun tahapan cara merakit laptop yang bisa Anda ikuti seperti uraian berikut ini.
  1. Pasang dan eratkan LCD dengan baut yang sesuai. Baut yang digunakan harus sesuai dengan peruntukannya seperti baut cassing maupun baut maindboard. Ada baiknya Anda pisahkan dan tempatkan baut tersebut pada wadah khusus agar mudah dikenali ketika akan digunakan.
  2. Kemudian pasang LCD tersebut pada motherboard.
  3. Pasang pula RAM dan periksan kondisi voltase motherboard.
  4. Pasang cassing/kerangka laptop belakang LCD sesuai tempatnya.
  5. Pasang hardisk laptop pada tempat yang sesuai, termasuk spacernya. Setelah terpasang tutup bagian cassing tempat harddisk.
  6. Pasang card WLAN yang terdapat di sebelah kiri atas motherboard dengan posisi miring. Setelah itu dieratkan dengan baut. Pasang 2 (dua) kabel antena WiFi ke card WLAN.
  7. Pasang memori dan prosesor. Kencangkan bautnya pada bagian soket prosesor.
  8. Pasang heatshink dan saluran angin pada kerangka laptop.
  9. Pasang power yang berguna untuk cooling fan dan tutup motherboard. Dan terakhir adalah memasang baterai laptop. Ingat baterai harus dipasang pada bagian akhir agar tidak ada arus listrik yang mengalir.
  10. Setelah semua terpasang lakukan pengecekan posisi dan lokasi baut, kabel, dan komponennya. Pastikan sesuai agar ketika dinyalakan bisa berfungsi normal.
Nah, ketika Anda ingin melepaskan atau membongkar laptop perlu diperhatikan 3 (tiga) hal yaitu melepaskan cassing, melepaskan komponen, dan melepaskan kabel. Untuk melepaskan ketiga hal tersebut harus teliti dan hati-hati karena terdapat baut-baut serta jaringan kabelnya.
Itulah beberapa tutorial cara merakit laptop serta langkahnya. Nampaknya sangat mudah, namun pada kenyataannya harus membutuhkan keahlian agar komponen yang terpasang benar-benar sesuai pada tempatnya.